Rabu, 29 Desember 2010

gerakan anti malaysia

Gerakan Anti Malaysia Menjalar di Facebook

Malingsia
Dampak iklan Malaysia yang mengaku-aku tarian Pendet asal Bali sebagai budaya Malaysia menjalar ke Facebook. Sebuah group di Facebook dengan nama “Anti Malaysia (Malingsia)” tercatat memiliki 97.246 orang anggota(26/8). Dalam group tersebut berisi hujatan-hujatan kepada Malaysia yang disamakan dengan pencuri kebudayaan.
“Malaysia, Truly the Thief of Asia. Because they dont have their own culture, they just have to steal and admit our culture as theirs. They also want to steal our territory. Also they are exporter of terrorists to Indonesia. Indonesian Unite!!! Dont let them do as they wish and step on our nation’s honour and pride. Lets defend Indonesia.” Salah satu komentar anggota di group tersebut.
Tercatat 221 foto dan 7 video yang mengilustrasikan kecaman kepada Malaysia. Foto-foto yang cenderung kasar ini memang sengaja dibuat oleh pembuat group ini sebagai wujud protes. Namun ternyata tidak hanya orang Indonesia yang menjadi anggota group ini, sejumlah orang Malaysia juga menyusup menjadi anggota group ini untuk membalas hujatan-hujatan yang ditujukan kepada negaranya.
Sebelumnya tidak hanya tarian pendet, namun Reog Ponoroga dan Lagu Rasa Sayange dari Maluku sempat di aku-aku berasal dari kebudayaan Malaysia. Kecaman pedas juga dilakukan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia Jero Wacik melalui Dubes RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar telah menyampaikan nota protes kepada Menteri Penerangan dan Kebudayaan Malaysia Rais Yatim. MaSuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar